
Pasar Tradisional Desa Rejosari Resmi Dibuka, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rejosari (12/6) – Pemerintah Desa Rejosari secara resmi meresmikan Pasar Tradisional Desa Rejosari pada Jumat (12/6/2026). Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, pedagang, serta ratusan warga yang antusias menyambut hadirnya pusat perekonomian baru di desa tersebut.


Peresmian pasar ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bapak Camat Brangsong beserta Kepala Desa Rejosari. Dalam sambutannya, Kepala Desa Rejosari menyampaikan bahwa pembangunan pasar tradisional ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa.

“Pasar Tradisional Desa Rejosari bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berharap pasar ini dapat memberikan manfaat bagi para pedagang, petani, pelaku UMKM, serta seluruh warga Desa Rejosari,” ujarnya.
Keberadaan pasar tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga desa. Selain itu, pasar juga diharapkan menjadi wadah pemasaran produk-produk lokal sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Suasana peresmian berlangsung penuh semangat. Setelah acara seremonial, para tamu undangan berkesempatan meninjau langsung fasilitas pasar dan berinteraksi dengan para pedagang. Berbagai produk kebutuhan pokok, hasil pertanian, makanan tradisional, serta kerajinan lokal turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Salah seorang pedagang mengaku bersyukur atas diresmikannya pasar tersebut. Menurutnya, keberadaan pasar yang lebih tertata dan representatif akan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.
Pemerintah Desa Rejosari berharap Pasar Tradisional Desa Rejosari dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai, nyaman, dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pasar ini diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi desa di masa mendatang.
Dipost : 18 Juni 2026 | Dilihat : 65
Share :